Kemampuan membaca murid kelas dua di sekolah mitra JANGKRIK4D naik dari 54 persen pada 2023 menjadi 66 persen pada 2025. Angka ini diperoleh dari pengukuran di 386 sekolah yang dilakukan dua kali setahun oleh penilai dari luar sekolah.
Yang diukur adalah persentase murid yang mencapai kemampuan minimum membaca untuk tingkatnya, yaitu membaca teks pendek dengan lancar dan menjawab pertanyaan tentang isinya. Ukuran ini sengaja dipilih karena dapat diperiksa ulang siapa pun dan tidak bergantung pada penilaian guru yang bersangkutan.
Angka lima tahun
| Tahun | Membaca kelas dua | Sekolah diukur |
|---|---|---|
| 2021 | 48% | 204 |
| 2022 | 51% | 248 |
| 2023 | 54% | 296 |
| 2024 | 59% | 341 |
| 2025 | 66% | 386 |
Kenaikan tidak merata
Angka rata-rata menyembunyikan sebaran yang lebar. Sepuluh kabupaten mencatat kenaikan lebih dari 20 poin, sementara tiga kabupaten justru turun.
Penurunan di dua kabupaten terjadi karena sekolah kehilangan guru tetap di tengah tahun ajaran, satu karena pensiun dan satu karena pindah tugas, dan penggantinya belum diangkat sampai tahun ajaran berakhir. Di kabupaten ketiga, sekolah tutup selama tujuh pekan akibat banjir.
Kami menerbitkan tiga kabupaten yang turun itu dengan nama alasannya, bukan menghapusnya dari rata-rata. Angka yang sudah dibersihkan tidak berguna bagi siapa pun yang ingin belajar dari pekerjaan ini. Fajar Nugroho, Direktur Data dan Evaluasi
Apa yang tampaknya bekerja
Sekolah dengan kenaikan terbesar memiliki tiga ciri yang berulang. Pertama, guru mitra ikut menyusun rencana pembelajaran bersama Pengajar Muda, bukan sekadar menyaksikan. Kedua, kepala sekolah menjalankan supervisi kelas secara rutin dan membahas hasilnya. Ketiga, sekolah memiliki bahan bacaan di luar buku pelajaran, umumnya melalui layanan perpustakaan keliling.
Ketiganya tidak berdiri sendiri dan kami belum dapat memisahkan sumbangan masing-masing. Yang jelas, sekolah yang hanya menerima Pengajar Muda tanpa dua unsur lainnya mencatat kenaikan paling kecil.
Yang belum tercapai
Kemampuan berhitung murid kelas tiga hanya mencapai 54 persen pada 2025, di bawah target 58 persen. Penyebab utamanya adalah keterlambatan penerbitan Panduan Berhitung Awal dengan Benda Sekitar, yang baru terbit Agustus 2025 setelah tertunda delapan bulan.
Panduan tersebut kini tersedia terbuka pada halaman Publikasi dan Modul. Pengaruhnya terhadap capaian berhitung baru dapat dinilai pada pengukuran akhir 2026.
Data mentah dapat diminta
Berkas data capaian belajar 2021 sampai 2025 per kabupaten dan per sekolah tersedia terbuka pada halaman Data dan Capaian. Peneliti yang membutuhkan catatan metodologi lengkap dapat mengajukan permintaan melalui halaman kontak.
Bila Anda menemukan kekeliruan pada angka kami, sampaikan. Koreksi diterbitkan terbuka, bukan diperbaiki diam-diam.