JANGKRIK4D Yayasan Pendidikan dan Pengajaran
Layanan & Pengaduan

Data dan Capaian

Angka kami terbitkan apa adanya, termasuk yang meleset. Laporan yang hanya memuat keberhasilan tidak berguna bagi siapa pun yang ingin belajar dari pekerjaan ini.

Ringkasan 2026

Keadaan program per 31 Juli 2026, dihitung dari laporan bulanan Pengajar Muda dan pendataan sekolah mitra.

Pengajar Muda ditempatkan
1.240 orang sejak 2010, 138 di antaranya sedang bertugas
Sekolah mitra
386 sekolah dasar dan sederajat
Kabupaten
74 kabupaten di 21 provinsi
Murid terlayani
92.400 murid pada tahun ajaran berjalan
Guru mitra didampingi
1.914 guru sejak 2013
Kepala sekolah didampingi
42 orang, program dimulai 2023
Titik perpustakaan keliling
38 desa di 11 kabupaten
Unduhan modul terbuka
41.300 kali sejak 2019

Capaian Belajar Murid

Kemampuan membaca diukur pada murid kelas dua, kemampuan berhitung pada murid kelas tiga. Pengukuran dilakukan dua kali setahun oleh penilai dari luar sekolah, bukan oleh Pengajar Muda yang bertugas di sana.

Persentase murid mencapai kemampuan minimum, 2021 sampai 2025
TahunMembaca kelas duaBerhitung kelas tigaSekolah diukur
202148%41%204
202251%44%248
202354%47%296
202459%50%341
202566%54%386

Kenaikan tidak merata. Tiga kabupaten mencatat penurunan pada 2025, dua di antaranya karena sekolah kehilangan guru tetap di tengah tahun ajaran dan satu karena bencana yang menutup sekolah selama tujuh pekan.

Beberapa siswa membaca bersama di perpustakaan sekolah
Pengukuran kemampuan membaca dilakukan penilai dari luar sekolah. Foto ilustrasi, Wikimedia Commons.

Keberlanjutan Setelah Pendampingan

Ukuran paling penting bagi kami bukan capaian saat Pengajar Muda masih bertugas, melainkan apa yang tetap berjalan satu tahun setelah ia pulang.

Guru mitra yang masih menerapkan sedikitnya tiga metode, satu tahun setelah pendampingan berakhir
Angkatan pendampinganGuru mitraMasih menerapkanPersentase
20191868244%
20201426848%
202121111655%
202224815462%
202329620168%
202434124271%

Angka Putus Sekolah

Angka putus sekolah dasar di 74 kabupaten dampingan
TahunAngka putus sekolahSelisih tahun sebelumnya
20212,8%
20222,6%turun 0,2
20232,4%turun 0,2
20242,1%turun 0,3
20251,9%turun 0,2

Kami tidak mengklaim seluruh penurunan ini sebagai hasil kerja yayasan. Pada periode yang sama berjalan pula program bantuan sosial, perbaikan jalan, dan pengangkatan guru oleh pemerintah daerah. Yang dapat kami katakan adalah penurunan di kabupaten dampingan berlangsung lebih cepat daripada rata-rata nasional, dan penyebab pastinya belum kami teliti secara terpisah.

Target yang Belum Tercapai

Empat target 2025 yang tidak terpenuhi, beserta alasannya.

Target 2025 yang tidak tercapai
TargetRencanaTerealisasiSebab
Sekolah mitra baru6045Enam permohonan daerah ditolak karena tidak ada rencana keberlanjutan
Kepala sekolah didampingi6042Kekurangan pendamping berpengalaman, perekrutan tertunda
Titik perpustakaan keliling5038Dua kendaraan rusak berat dan penggantinya baru tiba 2026
Berhitung kelas tiga58%54%Modul berhitung terbit terlambat delapan bulan

Berkas Terbuka

Seluruh berkas pada halaman ini boleh dipakai ulang tanpa izin, termasuk untuk penelitian dan pemberitaan. Bila Anda menemukan kekeliruan pada angka kami, sampaikan melalui halaman kontak. Koreksi diterbitkan terbuka, bukan diperbaiki diam-diam.

Menemukan angka yang keliru?

Sampaikan kepada kami. Koreksi diterbitkan terbuka, bukan diperbaiki diam-diam.