Angkatan 32 Ditempatkan di 74 Kabupaten
Sebanyak 138 Pengajar Muda berangkat ke sekolah dasar di 74 kabupaten setelah menyelesaikan pelatihan tujuh minggu. Dua belas kabupaten menerima penempatan untuk pertama kalinya.
Kabar dari lapangan dan sekretariat, termasuk angka yang belum tercapai. Seluruh berita diarsipkan dan tidak pernah dihapus.
Sebanyak 138 Pengajar Muda berangkat ke sekolah dasar di 74 kabupaten setelah menyelesaikan pelatihan tujuh minggu. Dua belas kabupaten menerima penempatan untuk pertama kalinya.
Sebanyak 620 guru dari 41 kabupaten mengikuti pelatihan pengajaran kelas rangkap dan literasi kelas awal. Pelatihan dipusatkan di enam kota agar peserta tidak menempuh perjalanan lebih dari satu hari.
Pengukuran di 386 sekolah mitra menunjukkan kemampuan membaca murid kelas dua naik dari 54 menjadi 66 persen. Kenaikan tidak merata dan tiga kabupaten justru turun.
Layanan dua pekan sekali kini berjalan di 38 desa pada 11 kabupaten. Sebanyak 76 kader desa dilatih mengelola peminjaman dan sesi membaca nyaring.
Perjanjian memuat kewajiban daerah menyiapkan rencana keberlanjutan setelah masa penempatan berakhir. Enam permohonan ditolak karena tidak memenuhi syarat tersebut.
Audit independen menyatakan laporan keuangan yayasan wajar tanpa pengecualian untuk tahun kelima berturut-turut. Laporan lengkap dapat diunduh bebas.
Program enam bulan ini berfokus pada pengaturan jadwal mengajar, supervisi kelas, dan pengelolaan dana bantuan operasional yang dapat diperiksa.
Sebanyak 214 alumni kini bekerja sebagai guru tetap, 61 di antaranya di kabupaten tempat mereka dahulu ditempatkan. Yayasan tidak mensyaratkan hal ini kepada siapa pun.
Sebanyak 340 relawan profesional mengajar satu hari secara daring bagi murid kelas empat hingga enam di sekolah yang sulit dijangkau.
Angka putus sekolah dasar di 74 kabupaten dampingan turun dari 2,8 menjadi 1,9 persen dalam lima tahun. Kami tidak mengklaim seluruh penurunan itu sebagai hasil kerja yayasan.
Sekretariat melayani permintaan wawancara dan data pada hari kerja.