JANGKRIK4D Yayasan Pendidikan dan Pengajaran
Layanan & Pengaduan

Perpustakaan Keliling Menjangkau 38 Desa

Layanan dua pekan sekali kini berjalan di 38 desa pada 11 kabupaten, dikelola 76 kader desa yang telah dilatih.

Layanan perpustakaan keliling di sebuah desa
Jadwal tetap membuat anak menunggu, dan menunggu itu sendiri sudah setengah keberhasilan. Foto ilustrasi, Wikimedia Commons.

Layanan perpustakaan keliling JANGKRIK4D kini menjangkau 38 desa di 11 kabupaten. Setiap titik layanan disinggahi dua pekan sekali pada hari dan jam yang sama, sehingga anak tahu persis kapan harus menunggu.

Program ini lahir dari pengamatan sederhana di sekolah dampingan. Banyak sekolah punya ruang yang disebut perpustakaan, tetapi isinya buku pelajaran lama yang tidak dibaca siapa pun. Menambah buku ke ruangan itu tidak mengubah keadaan, karena persoalannya bukan ketiadaan buku melainkan ketiadaan alasan untuk membukanya.

Jadwal tetap lebih penting daripada jumlah buku

Pada tahun pertama, kunjungan dilakukan sewaktu-waktu menyesuaikan jadwal kendaraan. Hasilnya buruk. Peminjaman baru meningkat setelah jadwal dibuat tetap dan diumumkan di balai desa serta sekolah.

Yang membuat anak datang bukan koleksinya, melainkan kepastiannya. Begitu mereka tahu setiap Rabu kedua pukul sepuluh mobil itu ada di halaman balai desa, mereka menunggu. Laras Anggraini, Direktur Kemitraan

Sejak jadwal dibakukan pada 2023, jumlah peminjaman per titik layanan naik hampir tiga kali lipat.

Dikelola kader desa, bukan oleh kami

Setiap titik layanan dikelola dua kader desa yang dilatih mencatat peminjaman, merawat koleksi, dan memandu sesi membaca nyaring. Sampai Juli 2026 terdapat 76 kader aktif.

Pilihan ini disengaja. Layanan yang bergantung pada kehadiran petugas dari luar akan berhenti begitu kendaraan berhenti datang. Layanan yang dijalankan orang desa sendiri punya peluang bertahan meski dukungan kami berkurang.

Panduan Pengelolaan Perpustakaan Desa yang dipakai kader disusun dari catatan lapangan mereka sendiri dan diterbitkan terbuka pada halaman Publikasi dan Modul.

Target 50 titik tidak tercapai

Rencana 2025 menargetkan 50 titik layanan, dan yang terealisasi 38. Penyebabnya bukan kekurangan permintaan melainkan kendaraan. Dua kendaraan operasional rusak berat pada awal 2025 dan penggantinya baru tiba pada Februari 2026 setelah proses pengadaan yang berjalan lebih lambat dari perkiraan.

Dengan dua kendaraan baru yang kini beroperasi, target 2026 ditetapkan 52 titik layanan. Daftar target dan realisasi lengkap tersedia pada halaman Data dan Capaian.

Kaitan dengan capaian membaca

Sekolah yang berada di desa dengan layanan perpustakaan keliling mencatat kenaikan kemampuan membaca lebih tinggi daripada sekolah dampingan lain. Kami belum dapat memastikan seberapa besar sumbangan layanan ini secara terpisah, karena desa yang menerima layanan umumnya juga menerima pendampingan guru dan penguatan kepala sekolah.

Evaluasi terpisah untuk menjawab pertanyaan ini direncanakan pada 2027.

Mengusulkan desa

Pemerintah desa dan sekolah dapat mengusulkan titik layanan baru melalui halaman Layanan dan Pengaduan. Usulan diproses paling lama 14 hari kerja. Tidak ada biaya bagi desa maupun sekolah, dan tidak ada pungutan bagi anak yang meminjam buku.

← Kembali ke daftar berita Usulkan Desa