Sebanyak 138 Pengajar Muda angkatan 32 telah tiba di sekolah penempatan masing-masing pada pekan terakhir Juli 2026. Mereka akan mengajar selama dua belas bulan di sekolah dasar yang tersebar di 74 kabupaten pada 21 provinsi.
Angkatan ini berangkat setelah menyelesaikan pelatihan tujuh minggu di asrama pelatihan yayasan. Dari 152 peserta yang mengikuti pelatihan, 14 orang tidak diluluskan pada tahap akhir. Sebagian karena alasan kesehatan yang baru terdeteksi pada pemeriksaan lanjutan, sebagian karena penilaian pelatih menyimpulkan mereka belum siap bekerja sendirian di lokasi terpencil.
Direktur Program Rizky Alamsyah mengatakan keputusan tidak meluluskan peserta pada tahap akhir selalu berat tetapi tidak dapat dihindari.
Lebih baik seseorang tidak berangkat daripada berhenti pada bulan ketiga. Murid yang ditinggalkan di tengah tahun ajaran kehilangan lebih banyak daripada murid yang sejak awal tidak kebagian. Rizky Alamsyah, Direktur Program
Dua belas kabupaten baru
Dua belas kabupaten menerima penempatan Pengajar Muda untuk pertama kalinya pada angkatan ini. Seluruhnya terpilih melalui pendataan rasio guru terhadap murid yang dilakukan bersama dinas pendidikan setempat pada awal 2026.
Penambahan wilayah ini membuat jumlah kabupaten dampingan naik dari 62 menjadi 74. Sekolah mitra bertambah 45 menjadi 386 sekolah, lebih sedikit dari rencana semula 60 sekolah karena enam permohonan daerah ditolak.
Penolakan itu terjadi karena daerah bersangkutan tidak menyertakan rencana keberlanjutan setelah masa penempatan berakhir. Yayasan mensyaratkan rencana tersebut pada setiap perjanjian kerja sama agar penempatan tidak dipakai sebagai alasan menunda pengangkatan guru tetap.
Penempatan terjauh
Penempatan dengan waktu tempuh terpanjang berada di sebuah kecamatan yang dicapai dengan penerbangan, dilanjutkan perjalanan darat lima jam, kemudian perahu sungai selama dua jam. Pengajar Muda yang ditempatkan di sana menempuh perjalanan tiga hari dari Jakarta.
Untuk lokasi seperti ini yayasan menyediakan alat komunikasi darurat berbasis satelit dan menetapkan jadwal lapor mingguan yang wajib dipatuhi. Mentor lapangan berkunjung sekurang-kurangnya tiga kali selama masa penempatan.
Yang diukur selama setahun
Setiap Pengajar Muda menyerahkan laporan bulanan yang memuat capaian belajar murid, bukan sekadar catatan kegiatan. Kemampuan membaca murid kelas dua dan berhitung murid kelas tiga diukur pada awal dan akhir masa penempatan oleh penilai dari luar sekolah.
Selain itu setiap Pengajar Muda berpasangan dengan satu guru setempat sebagai mitra belajar. Keberhasilan pendampingan ini diukur satu tahun setelah Pengajar Muda pulang, bukan saat ia masih bertugas. Pada angkatan 2024, sebanyak 71 persen guru mitra tercatat masih menerapkan sedikitnya tiga metode yang dipelajari.
Angka lengkap capaian program tersedia terbuka pada halaman Data dan Capaian, termasuk target yang tidak tercapai beserta alasannya.
Pendaftaran angkatan berikutnya
Pendaftaran angkatan 33 dibuka pada 1 Agustus 2026 dan ditutup 30 September 2026. Kuota yang disediakan sebanyak 140 orang, dengan pelatihan mulai Januari 2027 dan penempatan mulai Maret 2027.
Syarat, tahapan seleksi, dan hak peserta dapat dibaca pada halaman Pengajar Muda. Tidak ada biaya pada tahap mana pun. Bila ada pihak yang meminta pembayaran atas nama yayasan, laporkan melalui Layanan dan Pengaduan.